
Untuk menjaga keselamatan saat naik motor di musim hujan, fokus utama adalah mengurangi kecepatan, memeriksa kondisi kendaraan, dan menggunakan perlengkapan yang tepat.
Berikut adalah panduan lengkap cara aman naik motor saat musim hujan:
I. Persiapan Sebelum Berkendara
- Periksa Kondisi Kendaraan: Pastikan semua komponen penting berfungsi optimal.
- Ban: Pastikan ban tidak gundul dan tekanan angin sesuai standar untuk menjaga daya cengkeram (traksi) di jalan licin.
- Rem: Periksa sistem rem untuk memastikan kinerjanya baik.
- Lampu: Pastikan semua lampu (depan, rem, sein) menyala terang agar Anda dapat melihat jalan dan terlihat oleh pengendara lain.
- Mesin: Lakukan servis berkala untuk mencegah mogok saat menerobos hujan atau genangan air.
- Siapkan Perlengkapan Diri:
- Jas Hujan: Gunakan jas hujan model baju dan celana (two-piece) berwarna cerah agar lebih aman dan mudah terlihat. Hindari jas hujan ponco karena berisiko tersangkut di roda atau bagian motor lain.
- Helm: Pastikan helm memiliki visor yang baik untuk visibilitas, buka sedikit kaca helm untuk mencegah embun.
- Alas Kaki: Gunakan sepatu boots atau sepatu yang tahan air dan tidak licin untuk keamanan dan kenyamanan.
II. Teknik Berkendara Saat Hujan
- Kurangi Kecepatan: Jalanan basah sangat licin. Kurangi kecepatan secara signifikan untuk memberikan waktu reaksi yang lebih banyak dan mengurangi risiko tergelincir (aquaplaning). Kecepatan yang disarankan berkisar antara 30-50 km/jam.
- Jaga Jarak Aman: Tingkatkan jarak dengan kendaraan lain di depan Anda. Pengereman saat hujan membutuhkan jarak yang lebih panjang.
- Teknik Pengereman yang Benar: Lakukan pengereman secara perlahan dan bertahap. Gunakan rem belakang terlebih dahulu, lalu diikuti rem depan secara lembut untuk menghindari ban selip. Hindari pengereman mendadak atau manuver agresif.
- Waspada Kondisi Jalan:
- Hindari Genangan Air: Genangan air seringkali menutupi lubang jalan atau benda berbahaya lainnya. Hindari menerobos genangan yang dalam.
- Hati-hati Saat Hujan Baru Turun: 15 menit pertama hujan adalah waktu paling licin karena oli dan kotoran di jalan terangkat ke permukaan air hujan.
- Tetap di Jalur Kering: Jika memungkinkan, berkendara di jalur yang lebih kering untuk menjaga traksi optimal.
III. Tindakan Tambahan
- Nyalakan Lampu Utama: Selalu nyalakan lampu depan motor meskipun di siang hari saat hujan, agar keberadaan Anda jelas terlihat oleh pengendara lain.
- Menepi dan Berteduh: Jika hujan sangat lebat, jarak pandang terbatas (di bawah 3 meter), atau disertai angin kencang dan petir, sebaiknya menepi dan berteduh di tempat yang aman (rest area, halte) daripada memaksakan perjalanan.
- Keringkan Motor Setelah Hujan: Setelah sampai tujuan, bersihkan dan keringkan motor untuk menghindari karat dan kerusakan komponen kelistrikan.